Ina Rachman Perempuan Islami Multitasking dalam Perspektif Agama

ina rachman qnet

Spread the love

Ina Rachman – Peran penting perempuan islami tidak hanya terbatas pada mendidik anak dan mengurus rumah tangga saja. Perempuan juga mempunyai peran yang penting untuk membangun kesejahteraan keluarga. Namun, fenomena yang terjadi adalah tidak seimbangnya perempuan dalam melakukan kegiatan multitasking.

Eksistensi dari seorang perempuan memberikan berbagai dampak pada keluarga, masyarakat, bangsa, dan juga negara. Terdapat sebuah pepatah yang mengatakan bahwa kemajuan dan kehancuran dari negeri tergantung dari para perempuannya. Perempuan islami yang terdidik dapat melahirkan generasi yang baik serta dapat memakmurkan negeri.

ina rachman qnet

Adanya budaya patriarki yang masih mengakar kuat serta latar belakang pendidikan perempuan yang rendah membatasi ruang geraknya. Sebab, perempuan pun mempunyai tugas yang sama dengan laki-laki untuk memenuhi kebutuhan kendatipun ia sudah berumah tangga.

ina rachman qnet

Perempuan juga mempunyai hak pendidikan, pernikahan, sosial, politik, dan juga hak untuk bekerja. Hak ini akhirnya menuntut para perempuan agar bisa bersikap multitasking agar kemampuan dalam dirinya tereksplorasi.

Salah satu perempuan islami yang multitasking adalah Ina Herawati Rachman SH, MH. Perempuan berjilbab ini menjalani berbagai peran di dalam hidupnya. Mulai dari seorang ibu dari tiga orang anak, seorang istri, seorang lawyer, pengusaha, dan juga aktivis sosial.

ina rachman qnet

Dengan kiprah Ina, membuktikan bahwa muslimah pun bisa berkontribusi lebih besar pada kehidupan yang lebih luas. Selain di dalam lingkungan keluarga, Ina juga membaktikan dirinya untuk bidang hukum, ekonomi, dan sosial. Dalam skala nasional, Ina bahkan sudah mendapatkan penghargaan sebagai best women leader di tahun 2020 ini.

ina rachman qnet

Perempuan Multitasking dalam Perspektif Agama

Selain menjadi seseorang yang berintegritas di berbagai bidang, Ina juga aktif dalam kegiatan sosial. Dalam komunitas Perempuan Cerdas (Pedas NKRI), Ina bersama dengan banyak perempuan lain melakukan berbagai kegiatan bakti sosial. Bahkan, Ina secara langsung terjun ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan.

ina rachman qnet

Dari gambaran di atas dapat dilihat bahwa perempuan dapat melakukan berbagai tugas dalam satu waktu. Tidak hanya bernilai komersial, melainkan juga dalam bentuk kepedulian.

Dalam Islam, tidak ada perbedaan hak antara perempuan dan laki-laki dalam bekerja. Sebab, sebenarnya, manusia merupakan mahluk hidup yang mempunyai tabiat untuk bekerja dan berfikir.

Pun, tidak ada perbedaan nilai kemanusiaan antara lak-laki dan perempuan . Hanya saja ada perbedaan kodrat diantara keduanya yang mana perempuan memiliki kodrat untuk mengandung serta melahirkan. Dalam hal bekerja, keduanya sama asal sesuai dengan aturan Allah.

Kesimpulannya, yang paling mulia di antara manusia adalah yang paling bertakwa.

Perempuan yang multitasking merupakan perempuan mandiri dan bekerja dalam rangka menghidupi diri sendiri dan juga untuk mengaktualisasi diri di ruang publik atau domestik. Semakin besar peran perempuan (angka partisipasi perempuan) menunjukkan suatu negara semakin maju.

Peran Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Dari ulasan sebelumnya, sudah jelas mengenai perempuan yang berperan penting dalam pembangunan suatu bangsa. Mulai dari sektor ekonomi, budaya, pendidikan, pemerintahan, dan sebagainya. Maka dari itu, apabila hak perempuan diperhatikan maka hal tersebut sangat relevan.

Hak-hak perempuan meliputi hak pribadi yang merupakan hak peremuan tanpa adanya campur tangan pihak yang lain. Mulai dari hak memperoleh pendidikan, memperoleh balasan atas tindakan, hak sosial, hak pernikahan, hak politik, dan juga hak bekerja.

Dengan begitu, perempuan akan semakin bebas mengepakkan sayapnya. Perempuan juga akan mudah mengekspresikan dan mengaktualisasi diri. Sehingga, peran dan kredibilitasnya semakin tinggi.

Contoh nyatanya adalah Ina Rachman. Perempuan islami yang lahir di Singapura 44 tahun silam ini telah memberikan banyak kontribusi terhadap negara. Terlebih di bidang hukum dan ekonomi. Kasus hukum yang ditanganinya sudah sangat mumpuni.

Tak hanya itu saja, di bidang ekonomi Ina menjadi bagian dari APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia). Yang mana asosiasi ini memberikan pengaruh yang besar terhadap perekonomian nasional.

Bersama APLI, Ina berusaha mewujudkan iklim persaingan sehat diantara industri direct selling. Ina juga berusaha untuk selalu memantau adanya bisnis money game yang haram dan dapat mengancam keberadaan perusahaan direct selling yang murni.

Untuk itu, perempuan tidak boleh lagi dibatasi ruang geraknya. Sehingga, suatu negara bisa menjadi lebih maju. Berbagai aspek kehidupan pun menuju ke arah yang lebih positif.