Ina Rachman Berhati Mulia, Lawyer Ini Menggebrak Sikap Ketidakpedulian pada Sesama

ina herawati rachman

Spread the love

Ina Rachman – Perkembangan teknologi digital terus melesat jauh. Semua jadi serba cepat dan instan. Bahkan, setiap orang harus menyejajari langkah dengan teknologi secara gesit. Sehingga, tak jarang, sikap kepedulian pada sesama tertinggal jauh di dibelakang. Semua orang menjadi semakin individualis. Sudah sedikit sekali orang yang berhati mulia dan peduli pada yang membutuhkan.

ina herawati rachman

Padahal, sejatinya, manusia adalah makhluk sosial yang mana butuh bersosialisasi, berinteraksi, dan melakukan hubungan timbal balik bersama manusia yang lain. Apabila diabaikan, maka tidak akan ada harmonisasi dengan sesama.

Di kalangan lawyer yang sudah menempel padanya adalah kehidupan mewah, hedonis, dan segala hal yang bersifat materi. Sehingga, kepedulian pada sesama di kalangan lawyer sudah cukup terkikis. Yang ada, klien yang memiliki uang lah yang dipedulikannya.

Namun, hal ini dapat digebrak oleh seorang female lawyer bernama Ina Herawati Rachman SH, MH. Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini mempunyai kepedulian yang tinggi pada sesamanya.

Bersama Pedas melakukan Aktivitas Sosial

Kepedulian ini diwujudkannya dengan aktif di kegiatan Pedas atau Perempuan Cerdas NKRI. Organisasi ini merupakan perkumpulan perempuan yang peduli pada sesama. berbagai kegiatan sosial pun dilakukan. Mulai dari membantu korban bencana, memberi bantuan pada pasien di rumah sakit, dan serangkaian kegiatan amal lainnya.

ina herawati rachman

Ina yang menjadi ketua organisasi ini pun memiliki sebuah mimpi besar dengan mendirikan sebuah pusat perlindungan untuk perempuan dan anak-anak dalam skala nasional. Aktivitas sosial yang dilakukan Ina membuktikan bahwa lawyer pun dapat berhati mulia dan peduli sesama.

Tak Segan Berbagi Ilmu

Perempuan berhati mulia ini juga rela untuk berbagi ilmu serta pengalaman selama berkecimpung di dunia hukum sejak puluhan tahun lalu. Sebab, bagi Ian, kecerdasan adalah anugerah yang mesti digunakan sebaik-baiknya serta perlu dibagikan untuk sesama. Dengan begitu, maka hidup akan semakin berkah.

Hal inilah yang mendasari Ina untuk bergabung dengan APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia). Selain karena ketertarikannya pada dunia network marketing, Ina juga sangat peduli pada pengusaha-pengusaha MLM di Indonesia. Yang mana semuanya berusaha untuk memajukan perekonomian di Indonesia.

ina herawati rachman

Di APLI, Ina selalu memantau perusahaan-perusahaan yang terindikasi money game. Sehingga, Ina bisa mewujudkan persaingan yang sehat di dunia industri. Selain itu, Ina pun tak segan untuk berbagi ilmu pada berbagai instansi. Seperti yang dilakukannya belakangan ini menjadi pembicara di depan para perwira POLRI.

Ina berbagi pengetahuan mengenai skema piramida dan money game agar penyidik menjadi semakin cerdas. Di hadapan 30 perwira POLDA dari seluruh Indonesia, Ian berbicara mengenai ciri money game. Pasalnya, banyak penyidik yang belum paham betul mengenai hukum tentang skema piramida ini.

Dengan begitu, semakin mudah dan cepat para pelaku penipuan dalam selubung MLM untuk ditangkap dan dibui. Sebab, Ina sangat prihatin pada besarnya angka kerugian dan korban dari bisnis haram ini.

ina herawati rachman

Berbagi dalam Bentuk Bantuan Hukum

Konsultasi hukum gratis? Mungkin terdengar mustahil untuk pengacara dengan jam terbang tinggi serta telah berkelas internasional. Namun, bagi Ina Rachman, hal tersebut sangat mungkin. Pasalnya, Ina memberikan bantuan hukum secara Cuma-Cuma untuk kasus perceraian.

Sehingga, Anda akan kerap menemuinya di media sedang membela kaum tertindas terutama perempuan yang sedang menghadapi kasus hukum keluarga. Beberapa diantaranya Risty Tagor, Eddies Adellia, Marcella Zalianty, istri penyanyi Opick, istri ustadz Zakky Mirza, dan sebagainya.

Semua ini Ina lakukan dengan didasari pengabdian. Bagi Ina, perceraian adalah sebuah musibah, sehingga, Ina tidak akan mengambil keuntungan dari hal tersebut.

ina herawati rachman

Penyebab Lunturnya Manusia yang Berhati Mulia

Berhati mulia memang bisa dimiliki siapa saja tidak peduli apa profesinya. Ina Rachman yang notabene-nya hidup di lingkungan serba mewah ternyata memiliki kepedulian yang tinggi pada masyarakat sekitar.

Namun, masih banyak juga orang yang tidak peduli pada keadaan di sekitarnya. Terlebih kehidupan masyarakat kota yang cenderung individualis. Beberapa penyebab lunturnya kemanusiaan adalah sikap gengsi, individualis, serta pendidikan yang rendah.

Di kota besar, setiap orang mempunyai prioritas kerja agar mendapatkan penghasilan yang besar. Bisa dikatakan bahwa semangat daya juangnya cenderung tinggi. Akan tetapi prioritas juangnya tidak sampai pada masyarakat luas.