Lawyer Berintegritas Dapat Anda Contoh dari Sosok Ina Rachman

ina herawati rachman tersangka Qnet

Spread the love

Ina Rachman – Pengacara memiliki tanggung jawab yang besar memandu klien dalam melewati sistem hukum. Lawyer berintegritas tentu akan melakukan pekerjaannya tidak hanya dengan keahlian saja, melainkan juga dengan kebijaksanaan.

Pengacara yang memiliki kredibilitas tinggi juga dapat memebrikan pengaruh pada hasil kasus klien tersebut. Ada beberapa hal yang dibutuhkan agar dapat sukses manjalani profesi sebagai pengacara. Meski begitu, kesuksesan tergantung pada cara pandang seseorang dalam menilainya.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Salah satu lawyer berintegritas yang sudah sukses adalah Ina Herawati Rachman SH, MH. Ibu dari tiga anak ini telah sukses di bidang hukum. Terbukti dari banyaknya kasus yang telah dan sedang ia jalani. Bahkan, jabatannya saat ini tergolong sudah tinggi dan sangat mumpuni.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Setidaknya ada 9 jabatan yang tengah ia duduki sekarang. Beberapa diantaranya:

  1. Advokat dan Legal Konsultan APLI
  2. Kepala Bidang Advokasi Hukum Asosiasi Advokat Muda Seluruh Indonesia (AAMSI)
  3. Owner dan managing partner di kantor hukum Ina Rachman-Mulyaharja & Associates
  4. Direktur di firma hukum Maestro Patent International
  5. Corporate lawyer untuk Kimia Farma
  6. Konsultan Hukum BPOM RI (Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia)
  7. Corporate Lawyer untuk Kimia Farma Trading & Distribution
  8. Corporate Lawyer untuk Kimia Farma Apotek
  9. Corporate Lawyer dari beberapa perusahaan MLM yang sudah terdaftar sebagai anggota dari APLI.

Perempuan kelahiran Singapura 21 Januari 1976 ini juga memiliki deretan mobil mewah sebagai koleksinya. Menurut beberapa sumber, biaya untuk konsultasi hukum bersama dengan Ina Rachman seharga dengan mobil mewah Mercy S Class.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Lantas, bagaimana cara menjadi lawyer berintegritas yang sukses? Berikut adalah rahasia menjadi pengacara sukses seperti Ina Rachman!

  1. Mengetahui tentang Hukum

Sebagai seorang advokat, tentu Anda harus selalu tahu informasi paling anyar dari bidang hukum. Cari tahu perkembangan baru sebab hukum serta peraturan kerap berubah serta selalu ada kasus baru setiap ahri. Setiap negara juga akan memperkenalkan sebuah legislasi baru yang tentu memengaruhi hukum.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Selain itu, lakukan lah penelitian. Terlebih untuk kasus yang belum pernah ditangani sebelumnya. Luangkan waktu untuk meneliti di bidang hukum serta temukan jawabannya.

Penting juga bagi Anda untuk menghindari seminar pendidikan hukum berkelanjutan sebab Anda akan diharuskan untuk mencapai jumlah jam tertentu dalam keikutsertaan pada seminar tersebut. Sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama dalam mempertahankan izin praktik hukum yang Anda  jalani.

ina herawati rachman tersangka Qnet

  1. Pelajari Keahlian Penting

Anda juga harus melatih pemikiran yang kritis untuk menjadi lawyer berintegritas. Pasalnya, Anda harus mengubah cara pandang dari semua sisi pada masalah hukum yang sedang diteliti.

Cara melakukan analisis yang baik akan membantu identifikasi masalah hukum dan membantu mengembangkan argumen hukum. Sehingga, posisi klien menjadi lebih kuat.

  1. Mengembangkan Keahlian Menulis

Seorang pengacara kerap menyepelekan skill dalam menulis. Padahal, hal ini juga cukup dibutuhkan agar dapat menjadi pengacara sukses. Akan tetapi, seorang pengacara justru harus lebih fokus pada pengisian permohonan serta dokumen lain untuk kepentingan pengadilan.

Semua dokumen membutuhkan keahlian dalam menulis di tingkat tertentu. Dengan begitu, posisi klien bisa menjadi lebih kuat. Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam menulis adalah dengan memperjelas fakta pada kasus hukum, mengidentifikasi masalah hukum, menentukan hukum dan regulasi yang berlaku, menerapkan hukum pada fakta dalam kasus Anda.

  1. Menunjukkan Sopan Santun kepada Klien, Hakim, serta Rekan Kerja

Di pengadilan, Anda harus berbicara dengan penuh rasa hormat. Anda sebaiknya mendengarkan mereka tanpa memotong pembicaraan. Profesionalisme tergantung pada cara untuk membawa diri. Sedangkan berkata kasar akan memberikan dampak yang buruk untuk klien.

Hadapi klien dengan sopan dan bijaksana. Dengarkan klien dan jangan menghakimi. Serta selalu bersikap jujur pada pengadilan, klien, dan rekan kerja. Sikap tidak jujur akan membawa Anda pada reputasi ketidakjujuran. Klien pun tidak akan mempercayai diri Anda lagi. Bahkan, dalam kasus yang lebih ekstrem, ketidakjujuran akan membahayakan izin praktik hukum Anda.

Menjadi lawyer berintegritas perlu banyak pengalaman dan jam terbang. Seperti Ina Rachman yang sudah bergelut dengan ragam masalah hukum sejak 20 tahun lalu. Dengan kegigihan, semangat, dan dedikasi yang tinggi, ia pun berhasil untuk mendapatkan kesuksesan.